DATABASE DAN CLOUD COMPUTING

 DATABASE DAN CLOUD COMPUTING 

Apa itu Database?

Database adalah koleksi data yang sistematis atau sistematis yang disimpan secara elektronik. Ini dapat berisi semua jenis data, termasuk kata, angka, gambar, video, dan file. Anda dapat menggunakan perangkat lunak yang disebut sistem manajemen database (DBMS) untuk menyimpan, mengambil, dan mengedit data.

Mengapa basis data itu penting?

Basis data sangat penting untuk setiap organisasi. Basis data mendukung operasi internal perusahaan dan menyimpan interaksi dengan pelanggan serta pemasok. Basis data juga menyimpan informasi administratif dan data yang lebih khusus, seperti model teknik atau ekonomi. Contohnya termasuk sistem perpustakaan digital, sistem reservasi perjalanan, dan sistem inventaris. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa basis data itu sangat penting.




Penskalaan yang efisien

Aplikasi basis data dapat mengelola data dalam jumlah besar, menskalakan hingga jutaan, miliaran, dan lebih banyak lagi. Tidak mungkin menyimpan jumlah data digital ini tanpa basis data.

Integritas data

Basis data sering memiliki aturan dan syarat bawaan untuk menjaga konsistensi data.

Keamanan data

Basis data mendukung persyaratan privasi dan kepatuhan yang terkait dengan data apa pun. Misalnya, untuk mendapatkan akses basis data, pengguna harus masuk. Pengguna yang berbeda mungkin juga memiliki tingkat akses yang berbeda, seperti hanya-baca.

Apa saja tipe-tipe basis data?

Kita dapat mengklasifikasikan basis data sesuai dengan kasus penggunaan, tipe data, dan metode penyimpanan data. Berikut adalah tiga contoh cara untuk mengklasifikasikan basis data:

  • Berdasarkan isinya, seperti teks dokumen, statistik, atau objek multimedia
  • Berdasarkan area aplikasinya, seperti akuntansi, film, atau manufaktur
  • Berdasarkan aspek teknisnya, seperti struktur basis data atau tipe antarmuka

Apa itu model basis data?

Sebuah model basis data menunjukkan struktur logis dari basis data. Model basis data menjelaskan hubungan dan aturan yang menentukan bagaimana data dapat disimpan, diatur, dan dimanipulasi. Setiap aplikasi basis data dibangun di atas model data tertentu. Model basis data individu dirancang berdasarkan aturan dan konsep model data yang lebih luas serta diadopsi oleh aplikasi yang mendasarinya.



Bagaimana basis data berevolusi?

Basis data yang paling awal adalah kaset magnetik dengan catatan data yang disimpan secara berurutan. Basis data terus berevolusi seiring dengan kemajuan teknologi. Basis data sekarang telah menjadi sistem yang kompleks dan beperforma tinggi dengan bidang studi khususnya sendiri. Mari lihat bagaimana model data berevolusi.

  1.  Basis data hierarkis
  2.  Basis data hierarkis menjadi populer di tahun 1970-an.
  3.  Basis data jaringan
  4.   Basis data relasional Pada tahun 1980-an,
  5.  Basis data berorientasi objek
  6.   Basis data berorientasi objek berevolusi pada tahun 1990-an
  7.   Basis data NoSQL dibuat pada awal abad kedua puluh satu ketika komputasi klaster dan   arsitektur basis data terdistribusi muncul.

Apa itu basis data modern?

Basis data yang digunakan saat ini telah berevolusi untuk menskalakan baik secara vertikal maupun horizontal. Basis data dapat menyimpan data yang sangat besar di cloud dan menyediakan antarmuka perangkat lunak canggih untuk machine learning serta analitik data lainnya.

Basis data cloud

Basis data cloud biasanya berjalan di platform komputasi cloud. Ada dua model deployment standar pengguna dapat menjalankan basis data di cloud secara independen atau membeli akses dari penyedia basis data cloud. Basis data cloud dapat mengikuti model data SQL dan NoSQL.

Basis data grafik

Basis data grafik bermanfaat karena memprioritaskan hubungan antara catatan data yang berbeda. Basis data grafik dibuat khusus untuk menyimpan dan menavigasi hubungan. Sebuah basis data grafik terdiri dari simpul dan edge. Simpul menyimpan objek data, dan edge menyimpan hubungan antara objek. Sebuah edge selalu memiliki simpul awal, simpul akhir, tipe, dan arah. Edge dapat mendeskripsikan hubungan, tindakan, dan kepemilikan induk-turunan. Tidak ada batasan jumlah dan tipe hubungan yang dapat dimiliki oleh sebuah simpul.

Database dalam memori

Sementara sebagian besar basis data disimpan di perangkat penyimpanan eksternal, basis data dalam memori berada di memori internal komputer. Namun, biasanya didukung oleh penyimpanan data komputer juga. Basis data dalam memori lebih cepat daripada basis data disk. Basis data dalam memori sering digunakan ketika waktu respons sangat penting, seperti dalam peralatan jaringan telekomunikasi.

Apa itu cloud computing?



Cloud computing secara sederhana merupakan pengiriman berbagai layanan komputasi, termasuk server, perangkat lunak, penyimpanan data, database, jaringan, serta analitik melalui internet (cloud).

Cloud computing berbeda dengan server konvensional yang memaksa perusahaan mengeluarkan sejumlah dana besar untuk membeli server, router, dan mempekerjakan SDM untuk memelihara storage dan infrastruktur. Beberapa contoh jenis layanan cloud computing adalah:

·       Public cloud

·       Private cloud

·       Community cloud

·       Hybrid cloud

Manfaat mengadaptasi cloud computing

Cloud computing memiliki beragam manfaat, selain menyediakan sistem penyimpanan yang tak terbatas. Berikut sejumlah manfaat mengadaptasi cloud computing.

·       Keamanan data

Manfaat mengadaptasi cloud computing yang pertama adalah keamanan data. Cloud computing memiliki keamanan data yang relatif lebih terjamin karena masalah keamanan sudah diantisipasi oleh cloud hosting. Jadi, pengguna sistem ini tidak lagi perlu khawatir soal menyimpan semua data perusahaan di satu tempat yang bisa diakses dari mana saja.

Dilengkapi sistem keamanan tangguh berupa enkripsi data, cloud computing memastikan keamanan data yang terjaga. Sistem keamanan yang kokoh membuat database cloud sangat sulit ditembus oleh peretas sehingga menjamin keamanan data.

·       Akses lebih mudah

Cloud computing memiliki sistem yang membuat penggunanya bisa dengan mudah mengakses berbagai data yang tersimpan di dalam sistem. Kapan pun dan di mana pun, pengguna bisa membuka maupun mengakses semua data dengan mudah dan praktis selama terkoneksi dengan jaringan internet.

Cloud computing juga memudahkan penggunanya dalam kegiatan sehari-hari berkat penyimpanannya yang berbentuk virtual. Pengguna tidak perlu repot membawa hardware untuk membuka semua file atau data yang diinginkan jika menggunakan cloud computing. Dengan demikian, cloud computing mendukung proses bisnis yang berjalan lebih cepat dan produktif.

·       Penyimpanan tak terbatas

Kapasitas penyimpanan cloud computing relatif lebih besar, bahkan tak terbatas. Manfaat ini membuat cloud computing menjadi solusi bagi kebutuhan penyimpanan banyak perusahaan. Semakin menguntungkan karena cloud computing tidak butuh perangkat keras dalam melakukan penyimpanan data. Penyimpanan tak terbatas juga membuat cloud computing sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan data dalam sistem akademik dalam jumlah yang tidak sedikit. Selain itu, sistem ini juga menarik karena menawarkan kemudahan penggunaan.

·       Kemudahan kolaborasi

Cloud computing juga menawarkan kemudahan kolaborasi. Bagi perusahaan yang memiliki jumlah karyawan cukup banyak, memprioritaskan kolaborasi penting dilakukan. Sistem cloud computing bisa dimanfaatkan untuk membuat kolaborasi menjadi proses sederhana karena setiap anggota tim bisa melihat dan berbagi informasi di seluruh platform berbasis cloud. Sistemnya yang lebih cepat dan canggih juga memungkinkan setiap anggota tim melakukan pemindahan data ke cloud tanpa repot.

 

Comments

Popular Posts